Jenjang Karir di Dunia Perkebunan
Dunia perkebunan memiliki ciri khas tersendiri, bisa jadi karena perkebunan sudah ada sejak jaman Belanda
dulu, maka jenjang karir pun banyak mengadopsi gaya Belanda. Bahkan
sebutan untuk jabatan tertentu masih mempertahankan ciri perkebunan
Belanda seperti Administerateur yang sebenarnya adalah kepala/manager
kebun.
Seiring dengan perkembangan dunia perkebunan, jenjang karir
banyak mengalami penyesuaian terutama pada level Direksi sedangkan untuk
level karyawan pelaksana di lapangan masih umumnya masih mempertahankan
peninggalan jaman Belanda walaupun istilah atau sebutannya diganti
dengan yang lebih modern.
Untuk memperjelas tanggung jawab masing-masing jabatan mari kita lihat
satu persatu, istilah mungkin berbeda di setiap perusahaan, kita mulai
dari yang paling bawah:
1. Pelaksana di Lapangan
Adalah pelaksana kegiatan perkebunan sehari hari seperti panen,
pemeliharaan, pengangkutan dan pekerjaan-pekerjaan fisik lainnya.
Pelaksana di lapangan dapat berstatus karyawan tetap atau karyawan
harian lepas. Karyawan harian lepas adalah level yang paling bawah, jika
bekerja dengan baik biasanya akan direkrut menjadi karyawan tetap.
2. Mandor/Krani
Biasaya diangkat dari karyawan yang kinerjanya baik. Tugasnya mengawasi kerja beberapa orang karyawan lapangan
dengan tugas tertentu, misalnya mandor panen, mandor sadap, mandor
pemeliharaan dll. Untuk kegiatan di lapangan disebut mandor sedangkan
untuk kegiatan kantor disebut krani tapi sebenarnya memiliki level yang
sama.
3. Mandor Besar/Krani Kepala
Dapat dikatakan wakil Asisten/sinder. Tugasnya meliputi semua kegiatan
di satu afdeling/divisi. Diangkat dari mandor yang memiliki kinerja baik
dan berjiwa pemimpin. Untuk kegiatan di lapangan disebut mandor besar
sedangkan untuk kegiatan kantor disebut krani kepala tapi sebenarnya
memiliki level yang sama
4. Asisten/Sinder
Bisa diangkat dari Mandor Besar atau langsung sebagai karyawan pimpinan
melalui proses rekrutmen karyawan pimpinan. Saat ini untuk langsung
melamar sebagai Asisten umumnya diperlukan minimal lulusan sarjana.
Tugasnya mengawasi dan mengkordinir kegiatan dalam satu afdeling.
Satu orang yang mengurusi kegiatan administrasi di kantor kebun biasanya
disebut Kepala tata usaha (KTU) atau sinder kantor sebenarnya selevel
dengan Asisten/sinder. Di Kantor Direksi biasanya selevel dengan
Asisten/staf kepala urusan.
5. Asisten Kepala/Sinder Kepala
Satu level di bawah Administeratur, tugasnya mengawasi beberapa afdeling
dan lebih ditekankan pada masalah di lapangan. Kebun yang memiliki
banyak afdeling biasaya memiliki lebih dari satu Asisten Kepala untuk
membantu Manager/Administerateur. Di Kantor Direksi biasanya selevel
dengan kepala urusan.
6. ADM (Administerateur)/Manager
Orang yang mengepalai kebun, semua kegiatan kebun terpusat pada ADM/Manager yang berhubungan langsung dengan kantor direksi.
7. Kepala Bagian
Ruang lingkupnya lebih luas mencakup satu perusahaan sesuai tugasnya,
misalnya Kabag. Tanaman, Kabag. Keuangan, Kabag. Pemasaran, dll.
8. Direksi
Biasaya terdiri dari satu Direktur Utama dan beberapa Direktur yang
memiliki tugas khusus, seperti: Direktur Produksi, Direktur Keuangan,
Direktur Pemasaran, dll.
Di setiap perusahaan kemungkinan akan berbeda, dan jenjang karir di atas
adalah jenjang karir yang lebih berkaitan dengan produksi dalam hal ini
budidaya tanaman karena inti dari perusahaan perkebunan adalah
budidaya, pengolahan dan pemasaran.
Semoga bisa bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar